Tentang Istanbul

Byzantium adalah salah satu daerah yang didirikan imigran Yunani pada akhir abad ke-8, terletak di antara Bosphorus dan Laut Hitam. Sepanjang sejarahnya, Byzantium bergabung dengan liga kedua Athena, berada di bawah kekuasaan Macedonia, menjadi kota bebas di bawah Italia, kemudian jatuh ke tangan Kaisar Vespasian dan Septimus Severus.

Konstantinopel didirikan kembali oleh Constantine I, menjadi ibukota Kekaisaran Romawi pada 330 Masehi. Kota ini dikenal sebagai pusat perdagangan, kekuatan politik, dan budaya, memadukan seni dan arsitektur oriental dan Eropa, serta toleransi antaragama.

Pada 1204, pasukan Perang Salib memporak-porandakan kota dan menunjuk Baldwin dari Flanders sebagai kaisar Latin. Penduduk Bizantium pindah ke Nicaea dan Epirus. Masa Latin merupakan periode paling menyedihkan bagi Konstantinopel.

Pada 1453, Sultan Mehmed II menaklukkan Konstantinopel, membangun kembali pemukiman, masjid, istana, dan memindahkan kepausan Yunani. Topkapi Palace dan Masjid Eyup dibangun. Ibukota Kekaisaran Ottoman dipindahkan ke Konstantinopel.

Pada abad ke-19, reformasi Tanzimat dilaksanakan. Abad ke-20 menandai akhir Kekaisaran Ottoman dan lahirnya Republik Turki pada 1923 di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Ataturk.

Selat Bosphorus adalah jalur laut tersibuk dunia, menghubungkan Laut Hitam dan Mediterania. Pelabuhan Haydarpasa merupakan pelabuhan kargo terbesar ketiga di dunia.

Transportasi Kereta: Terminal Haydarpasa menghubungkan jalur internasional ke Bagdad, Damascus, dan Medina sejak 1908. Orient Express menghubungkan Paris-Istanbul. Jalur kereta ke Ankara dan kota lain kini dilayani oleh Perusahaan Kereta Api Turki, sementara Marmaray menyambungkan jalur kereta yang terputus.

Bandara Internasional: Istanbul memiliki dua bandara utama: Ataturk International Airport (24 KM barat pusat kota) dan Sabiha Gokcen (45 KM timur pusat kota). Ataturk melayani 37 juta penumpang pada 2011, Sabiha Gokcen melayani 12,7 juta penumpang.

Bus Antar Kota menjadi moda transportasi domestik paling populer, dengan rute jarak jauh seperti Istanbul-Frankfurt (1870 KM). Terminal bus Istanbul merupakan terminal bus terbesar di Eropa dengan kapasitas 15 ribu bus dan 600 ribu penumpang per hari.

Istanbul memiliki banyak tempat menarik. Ikuti program kami untuk pengalaman wisata terbaik dan jelajahi sejarah, budaya, dan keindahan kota abadi ini.